SEJARAH

By Administrator 10 Sep 2019, 11:15:33 WIB

Terbentuknya Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung melalui berbagai proses. Begitu pula dengan lokasi kantor, mulai dari menyewa rumah untuk dijadikan kantor sampai memiliki sebuah gedung yang megah sekarang ini. Sejarah berdirinya Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung didahului oleh terbentuknya Departemen Agama Bali Utara dan Bali Selatan. Wilayah Departemen Agama Bali Utara mewilayahi Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng, sedangkan Wilayah Departemen Agama Bali selatan wilayahnya Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem.

Pada tahun 1952 dilakukan persiapan-persiapan oleh panitia untuk membentuk Kantor Departemen Agama Daerah Bali sampai tingkat kecamatan. Untuk di Daerah Kabupaten diberi nama Swa Praja. Untuk Kabupaten Badung nama kantornya “KANTOR URUSAN AGAMA SWA PRAJA BADUNG”, yang pada saat itu dipimpin oleh Kepala Kantor yang pertama yaitu Ida Padanda Gede Pemaron. Pada waktu kepemimpinan beliau (Ida Padanda Gede Pamaron) nama Kantor Departemen Agama Daerah Bali mengalami perubahan  menjadi Dinas Agama Otonom Daerah Bali, sedangkan untuk kabupaten disebut dengan Perwakilan. Sedangkan pada waktu kepemimpinan Kepala Dinas I Made Ledang nama perwakilan disempurnakan kembali menjadi Kantor Perwakilan Departemen Agama Kabupaten Badung.

Pada waktu  Gubernur Bali dijabat oleh Bapak Suteja, maka dibentuklah panitia untuk membentuk Kantor Departemen Agama se-Bali. Melalui rapat DPR diputuskan Dinas Agama dihapus. Dengan demikian Departemen Agama berada dibawah Menteri Agama yang saat itu dijabat oleh K.H. Iryas, maka mulai saat itu nama kantor berubah menjadi Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung yang saat itu dipimpin oleh Kepala Kantor Drs. I Made Rintia. Dalam pelayanan  terhadap urusan keagamaan, Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung membentuk Bimas di masing-masing Agama (saat itu yang diurus hanya Agama Hindu dan Agama Islam). Masing-masing Bimas tersebut membawahi pendidikan agama, penerangan agama, urusan Haji, dan KUA.

Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung pada mulanya berkantor di Daerah Langon dengan menyewa rumah milik Sukirno. Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang keagamaan Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung dipindahkan ke Jalan Tri Jata, Selanjutnya pindah ke Jalan Teratai (sebelah barat Stadion Ngurah Rai). Sekitar tahun 1980-an Puspem Kabupaten Badung dipusatkan di Lumintang dan Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung juga pindah dari Jalan Teratai ke Jalan Kauripan Nomor 1 Denpasar (sekarang Wisma Sejahtera).

Pada waktu kepemimpinan Kepala Kantor Drs. Ida Bagus Wijaya Kusuma tepatnya bulan Oktober tahun 1999 di Kabupaten Badung terjadi gejolak politik yang signifikan sehingga terjadi amuk masa (pembakaran) terhadap Puspem Kabupaten Badung yang ada di Lumintang. Kantor Departemen Agama yang berada di lopkasi Puspem tersebut juga tidak luput dari amuk masa, sehingga  Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung tidak memiliki kantor. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, maka untuk sementara pelayanan kepada masyarakat berkantor di Kanwil Agama Provinsi Bali selama + 3 bulan. Selanjutnya pada awal tahun 2000 Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung menyewa gedung PHDI Kabupaten Badung yang berada di Jalan A. Yani Nomor 108, untuk dipergunakan sebagai gedung Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung.

Semenjak tahun 2003 Kepala Kantor Drs. Ida Bagus Wijaya Kusuma berjuang untuk mendapatkan lokasi pembangunan gedung kantor hingga bulan September 2004 baru mendapatkan lampu hijau dari Bupati Badung. Setelah mendapat persetujuan dari DPRD Kabupaten Badung sesuai surat nomor : 028/412/DPRD tanggal 5 Nopember 2004, lokasi kantor dilingkungan Komplek Balai Diklat Pemda Badung pembangunan mulai digarap pada bulan Nopember 2004 sedangkan untuk tahap II dilanjutkan pada tahun 2005. selanjutnya pada hari selasa tanggal 30 Mei 2006 gedung tersebut diresmikan oleh Kepala Kantor Departemen Agama Wilayah Provinsi Bali Drs. I Gusti Made Ngurah dan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung, SH sebagai gedung Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung.

Semenjak itu pula Kantor Departemen Agama Kabupaten Badung pindah dari Jalan A. Yani ke gedung baru yang berada di Komplek Balai Diklat Pemda Badung hingga sekarang. Seiring perjalanan sejarah Departemen Agama terus berbenah diri, maka dengan Peraturan Menteri Agama RI No 1 Tahun 2010 Tentang Perubahan Penyebutan Departemen Menjadi Kementerian Agama.